Pelaku Kekerasan Pada Hewan Dapat Dituntut Hukuman Pidana

Written by on March 12, 2018

Kepal UPT Bandara Notohadinegoro Jember saat menemui perwakilan KPKJ.

KRadioJember.com – Melakukan kekerasan pada satwa (animal abuse)  bisa berakibat pidana bagi pelakunya. Seperti yang terjadi pada Onky Syah Putra salah satu karyawan di bandara Notohadinegoro   dan M Alfa Rizky siswa  salah satu sekolah penerbangan di Bali yang magang di Bandara Notohadinegoro Jember. Keduanya dilaporkan oleh Komunitas Penyayang Kucing Jember (KPKJ) setelah mereka mengunggah aksi kekerasan pada seekor kucing domestik dikawasan bandara  Notohadinegoro Jember. Akibat dari perbuatan pelaku, kucing yang mengalami kekerasan tersebut saat ini cacat.

Tidak terima dengan perbuatan kedua pelaku, perwakilan KPKJ hari ini Senin, (12/3/2018) mendatangi Bandara Notohadinegoro Jember.

Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember, Edi Purnomo menjelaskan, lokasi bandara yang ada di tengah perkebunan memang kerap dijadikan warga Jember dan sekitanya untuk mengasingkan kucing  yang tidak mereka sukai. Namun demikian ia tak menyangka  kedua pelaku  tega melakukan tindak kekerasan dengan melakukan penganiayaan pada kucing. Terlebih perbuatan itu juga diunggah di media sosial.

Menurut Edi, ketidak tahuan kedua pelaku akan sanksi hukum  yang bisa dijeratkan bagi penganiaya hewan, mengakibatkan kasus tersebut terjadi. Hal ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar tidak memperlakukan hewan dengan sewenang-wenang.

Atas kejadian tersebut,  pihak sekolah memastikan akan menarik Rizky untuk kembali ke Bali. Sedangkan  Ongky Syah Putra akan diberikan skorsing dan sanksi administrasi sebagai hukuman atas perbuatannya.  Selain itu sebagai sanksi sosial, kedua pelaku juga harus bersedia menjadi orang tua asuh kucing yang mereka aniaya dan juga membiayai kebutuhan hidup kucing tersebut.

Disebutkan, sesuai pasal 302 KUHP bab kesusilaan tentang penganiayaan hewan,  pelakunya dapat dituntut hukuman pidana maksimal 9 bulan penjara. Terlebih jika perbuatan penganiayaan  diunggah di media sosial maka pelaku juga bisa dijerat pasal 55 KUHP pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun.(Vta)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


K Radio Jember 102.9 FM

K Radio Jember

Current track
TITLE
ARTIST